Listrik Tenaga Surya Semakin Efesien

1
147

 Artikel/Opini Masyarakat

Oleh : I Wayan Budiartawan
Denpasar, Harian Pemalang – Solar cell atau listrik tenaga surya kini terpasang di Kintamani-Bangli dan Kubu-Karangasem. Teknologi solar cell ini didatangkan dari negeri China dan dibangun di Bali oleh PT LEN Industries-Bandung. PT PLN sebagai rekanannya membeli listrik tersebut untuk didistribusikan kepada pelanggan. China telah masuk ke dalam jajaran negara penghasil solar cell untuk tujuan komersial.

Tingkat efisiensi solar cell buatan China ini sudah bagus, hampir 15 persen. PT LEN Industries berbisnis mencari untung dengan teknologi negeri jiran ini. Setidak-tidaknya demikianlah pengakuan bos BUMN yang satu ini. Solar cell diangkut dengan kapal laut dari China. Sampai di pelabuhan Benoa peralatan pembangkit listrik ini selanjutnya dibawa truk melintasi daratan sebelum dirakit di tempat tujuan.
Membeli teknologi China ? Bukan hal baru lagi, dari dulu juga perusahaan negara memakai teknologi dari luar
negeri. Kalkulasi petinggi PT LEN Industries ini memang masuk akal dari segi bisnis. Dengan solar China BUMN di Bandung ini  masih bisa meraih laba. Di Kubu solar cell dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar dan mampu memasok listrik untuk kebutuhan sekecamatan.
Pembangkit listrik tenaga surya  ini dirakit oleh insinyur elektro ITB. Mengapa dipasang di Kintamani ? Menurut dugaan mungkin teknologi solar cell dari China ini dibangun di pegunungan Bangli karena menteri kabinet SBY ketika itu asal sana. Kabupaten Karangasem konon memohon supaya daerah Kubu mendapat kehormatan sebagai tempat instalasi sel tenaga surya tersebut.
Penelitian solar cell sudah marak sejak tahun 1990-an,namun rakyat Bali baru pada saat Jero Wacik jadi menteri bisa berbangga ada instalasi teknologi tinggi di wilayahnya.  Bisa jadi juga karena sekarang China telah berhasil mengembangkan solar cell sampai mencapai efisiensi 15 persen. PT LEN Industries melakukan gebrakan dengan berinvestasi dalam teknologi solar cell.
Solar cell bisa menghasilkan listrik buat penerangan. Tenaga surya  tidak memerlukan  bahan bakar solar seperti seperti mesin diesel. Polusi asap udara bisa dihilangkan. Di samping itu minyak bumi dari fosil  sudah hampir habis. Sinar matahari, angin dan air adalah sumber tenaga pembangkit listrik di luar mesin diesel. Tenaga air telah lama dipakai.Tenaga sinar matahari dan angin menyusul.
Dengan adanya solar cell, Bali gampang memperoleh informasi untuk ilmu pegetahuan. Mahasiwa/i cukup datang ke Kubu dan Kintamani untuk KKN di sana. Di universitas negeri/swasta di Bali telah dibuka jurusan elektro. Untuk mempelajari listrik arus kuat karena kebutuhan tenaga kerja di perusahaan negara seperti karyawan PLN. (Red.HP)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + 6 =