Insinyur Indonesia Bekerja di Silicon Valley

0
173

Artikel/Opini Masyarakat

Oleh : I Wayan Budiartawan

Denpasar, Harian Pemalang – Aldrin Aviananda (49) adalah insinyur elektro ITB. Dia bekerja sebagai perancang IC di  Silicon Valley, California-USA. Menurut keterangannya, telah 15 rancangan  IC selesai dikerjakan oleh alumni SMA 3 Bandung ini. Sebagian besar IC yang dipakai dalam teknologi internet menjadi bisnis andalan perusahaan tempatnya meniti karir.

 

Menetap di USA dan menjadi insinyur profesional di sana merupakan pilihan hidup terbaik bagi Aldrin Aviananda. Jalan ke Amerika Serikat mulus buat dia, karena di ITB sendiri dia sudah merancang IC yang ditugaskan dosennya. Aldrin Aviananda tinggal di USA bersama istri dan dua orang anaknya. Istrinya juga lulusan ITB jurusan arsitektur. Mereka dua sejoli anak ITB yang bergelut menekuni ilmu dan akhirnya dilimpahi kebahagiaan sejati.

 

Insinyur didikan ITB ternyata mampu bersaing di pasaran kerja di USA. Kurikulum ITB sepanjang pengetahuan orang awam mempersiapkan mahasiswa/i untuk bekerja di BUMN atau peneliti di instansi seperti LIPI. Aldrin Aviananda memang istimewa,berkat hobi mendaki gunung (hiking) dulu dia bisa diterima  kerja praktek di Schlumberger, perusahaan Perancis yang bergerak dalam bidang minyak.

 

Sebutlah orang Indonesia keturunan China seperti Sehat Sutardja. Lulus Doktor di AS, Pak Sehat sukses menjalankan perusahaan semikonduktor Marvell selama 16 tahun. Perusahaan yang didirikan Pak Sehat bersama dua anak ITB menampung 15.000 tenaga kerja.Atas jasa Sehat Sutardja, The University of California at Berkekey menamakan salah satu ruangannya Sehat Sutardja Room.

 

Aldrin Aviananda mengikuti jejak seniornya di elektro ITB. Setia pada profesi insinyur, menjadi perancang IC itu yang selalu djtekankan oleh perintis-perintis pendidik teknik elektro ITB. Insinyur elektro itu sulit bukan main apalagi merancang IC.Bayangkan  IC Intel seperti CoreTM  jumlah transistornya sampai milyaran. Memang memakai alat bantu computer aided design (CAD). Orang ITB bisa merancang IC, seperti contohnya Aldrin Aviananda.

 

Bandingkan dengan perusahaan Microsoft yang 30 % karyawannya orang India. Perusahaan raksasa milik Bill Gates ini merajai pasaran software komputer di dunia.

 

Windows adalah trade mark Microsoft yang terkenal dan dipakai di mana-mana. Bill Gates  menjadi orang terkaya di dunia dan mulai terjun pada kegiatan-kegiatan amal (charities).

 

Orang Indonesia merancang IC ? Tirulah Aldrin Aviananda, anak ITB yang melalang buana sampai di negeri Paman Sam. Kenapa tidak ?(Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × three =