Puskapik Pertanyakan Hasil Kunker DPRD

0
159

Pemalang, Harian Pemalang – Hasil kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Pemalang yang menggunakan dana anggaran miliaran rupiah dari APBD dipersoalkan dan dipertanyakan. Pasalnya, hingga saat ini hasil dari kunker yang selama ini dilakukan oleh dewan dinilai tidak memberikan perubahan yang signifikan untuk Kota Ikhlas, baik dalam program pembangunan fisik, maupun legislasi serta kebijakan lainnya.

Sorotan tajam disampaikan Pusat Informasi dan Kajian Kebijakan Publik (Puskapik). Menurut Direktur Eksekutif Puskapik, Heru Kundhimiarso, tingginya intensitas kegiatan Kunker dan Bimbingan Teknis (Bintek) ke luar daerah oleh wakil rakyat merupakan bentuk pemborosan anggaran.

”Sampai saat ini kami belum melihat dan merasakan hasil dari kunker yang dilakukan oleh pihak dewan selama ini. Apalagi, dengan anggaran sebesar itu, hasilnya belum terlihat signifikan. Tapi bagaimana rakyat tahu hasilnya sedangkan hasil kegiatan mereka (DPRD) tidak pernah disampaikan secara terbuka ke rakyat ?” tanya Kundhi.

Puskapik juga mempertanyakan, dengan dana miliaran itu apakah kegiatan tersebut dapat dipertanggung jawabkan secara hukum dan bisa dibuktikan kebenarannya. Sebab, hingga kini pasca kunjungan kerja ke luar daerah belum pernah terdengar ada semacam hasil laporan pertanggung jawaban kepada masyarakat.

“Lucunya lagi, ada kegiatan anggota dewan terlihat seperti sedang piknik malah diumbar di media sosial. Padahal kegiatan itu menggunakan duit rakyat. Kenapa bukan hasil kunkernya yang disampaikan secara terbuka kok malah pikniknya ? ujarnya heran (Red.HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − 13 =