Ekspansi Usaha Investree Jateng Diresmikan

1
112
Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree saat menyampaikan pemaparan di Hotel Aston Asia Semarang, Selasa (25/7/2017).

Semarang, Harianpemalang.com – PT Investree Radhika Jaya meresmikan Ekspansi Usaha Investree sebagai Pionir Peer-to-Peer Lending Marketplace di Jawa Tengah dan sekitarnya. Acara ini digelar pada Selasa, 25 Juli 2017 di Aston Semarang Hotel & Convention Center, Ruang Meeting Lazuli Platinum Jalan MT Haryono No. 1, Purwodinatan, Kota Semarang.

 

 

Dalam kegiatan itu, hadir Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree yang menjelaskan lebih lanjut tentang cakupan dan layanan Investree di Jawa Tengah dan sekitarnya.  Peresmian itu, merupakan penanda kehadiran Investree untuk pertama kalinya di Jawa Tengah dan sekitarnya, dengan kantor representatif yang berlokasi di Semarang. Investree, dengan semangat “Semua Bisa Tumbuh”, merupakan pelopor perusahaan rintisan di bidang financial technology (fintech)sekaligus pionir peer-to-peer lending marketplace di Indonesia yang mempertemukan orang yang membutuhkan pendanaan dengan orang yang bersedia meminjamkan dananya.

 

 

“Setelah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Mei 2017 lalu dengan nomor registrasi S-2492/NB.111/2017, peresmian ekspansi usaha Investree sebagai langkah awal untuk memperluas jangkauan dalam memberikan fasilitas pinjam meminjam yang aman, mudah, dan cepat bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya industri kreatif di luar ibu kota DKI Jakarta. Hal ini sejalan dengan meningkatnya potensi UMKM di berbagai daerah di Indonesia serta berkembangnya industri fintech di Indonesia,” ujar Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree.

 

 

 

Menurut dia, Investree (PT Investree Radhika Jaya), sebuah perusahaan rintisan dibidan financial technology (fintech) sekaligus pionir peer-to-peer (P2P) Lending marketplace di Indonesia, hari ini meresmikan ekspansi usahanya ke Jawa Tengah dan sekitarnya, dengan kantor perwakilan yang berlokasi di Kota Semarang.
Hal ini sekaligus menadakan kehadiran Investree, lanjut dia, untuk pertama kalinya di luar jabodetabek sebagai langkah awal untuk memperluas jangakauan lanyanan sampai berbagai daerah d tanah air dengan menhadirkan fasilitas pinjam meminjam bagi Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM), khususnya Industri kreatif dalam semangat ‘semua bisa tumbuh’.

 

“Berdasarkan data dari pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, terdapat peningkatan UMKM sebanyak lebih dari 40 ribu dan hal tersebut merupakan potensi yang besar untuk diekplorasi. Kamipun sangat bersyukur peresmian ini dapat dilakukan. Hadirnya kantor perwakilan Investree yang berlokasi di Semarang akan memudahkan kami dalam menjangkau calon borrwer yang mayoritas adalah pegiat UMKM di Jawa Tengah dan sekitarnya, sehingga transaksi dapt berjalan lebih efektif dan efesien,” beber Co-Faouder dan CEO Investree Adrian Gunadi.

 

Investree merupakan perusahaan fintech dengan sebuah misi sedrrhana: sebagai online marketplace yang mempertemukan orang yang memiliki kebutuhan pendanaan (Borrower) dengan orang yang bersedia meminjamkan dananya (Lender).

 

Tak hanya memberikan tingkat perolehan yang memuaskan untuk para Lender, Investree juga membuat pinjaman menjadi lebih terjankau dan mudah diakses bagi Borrower. Oleh karena itu, Investree menjadi pelopor peer-to-peer leading marketplace di Indonesia karena menawarkan sesuatu yang baru berupa sistem pinjam meminjam yang modern dan praktis.

 

“Seluruh aktivitas atau transaksi pinjam meminjam di Investree dilakukan secara online, khususnya bagi Lender. Setiap tahapan mulai dari registrasi, melihat daftar pinjaman di marketplace, hingga mentransfer pendanaan dijalankan melalui situs Investree. Untuk mengelola dana, kami juga telah bekerkasama dengan bank rekanan Danamon dalam hal sistem manajemen kas berupa fasilitas automatic payment dan automatic posting atau yang biasa disebut dengan Host-toHost Service, sehingga mempercepat proses pemberian pinjaman kepada Borrower,” imbuh Adrian.

 

Selain Andrian Gunadi, hadir juga  Kepala OJK Kantor Regional III Jawa Tengah – DI Yogyakarta M. Ihsanuddin dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Bapak Hamid Ponco Buwono dan tamu undangan. Kegiatan itu diiringi dengan tarian khas lokal yang menarik perhatian tamu undangan.

 

Dalam kesempatan itu, dijelaskan pula bahwa 90 persen yang saat ini dilayani adalah kaum milenial yang meminjam rata-rata Rp 10 juta. (Red-HJN99/Heri).

1 KOMENTAR

  1. Salam pembuka!
    Nama saya Oche Wirmayaty, saya berasal dari Indonesia, tolong dengarkan, beberapa kreditur di sini tidak mau membantu Anda, yang mereka inginkan hanyalah merobek uang hasil jerih payah Anda. Saya dan suami saya, mencari pinjaman dari kreditur yang berbeda secara online namun pada akhirnya, kami menipu dan merobek uang kami dengan mendapatkan pinjaman dari perusahaan pinjaman yang berbeda secara online.
    Kami bahkan meminjam uang untuk membayar kreditur ini secara online tapi pada akhirnya, kami tidak mendapatkan apa-apa.

    Suami saya dan saya berhutang, dan bisnis keluarga kami hancur dan kami tidak bisa mendapatkan uang untuk memenuhi biaya harian sampai kami diperkenalkan kepada Ibu Glory pinjaman perusahaan, yang telah membantu kami dengan menawarkan kepada kami. Jumlah pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta tanpa agunan,Tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada pajak dan tidak ada asuransi biaya.

    Mereka sekarang menjadi perusahaan terbesar di USA, Eropa dan seluruh Asia dan komitmen kepada Anda. Glory Pinjaman Perusahaan didedikasikan untuk memfasilitasi impian dan membantu kita semua yang telah Tertipu dan ditipu dan curang dalam proses mendapatkan pinjaman segera, memberi Anda layanan kelas dunia.

    Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana menghubungi Mrs. Glory atau mengikuti prosedur pemberian pinjamannya, hubungi saya melalui email saya: (aisyahyu7@gmail.com)
    Atau Anda bisa mengirim email ke Ibu Glory ke: (gloryloanfirm@gmail.com) Tuhan memberkati kita semua..

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 + 8 =