Gegara Ditanya Alamat, Semua Perhiasan Amblas

0
462
Pemalang, Harian Pemalang – Hati-Hati terhadap orang yang tidak dikenal dan jangan nilai seseorang dari penampilan luarnya. Seperti yang dialami oleh Darkonah (60), warga Desa Temu ireng RT 23/3 Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Darkonah melaporkan kejadian yang menimpanya ke  Bhabinkamtibmas Desa Temuireng, Bripka Irsat Syarif dan Pamong Desa setempat, pada Jum’at (28/7) telah mengalami penipuan dengan cara  dihipnotis orang yang tidak dikenal,

Diceritakan oleh Darkonah (60), dia  didekati oleh seseorang yang menanyakan alamat. Orang tersebut mengendarai mobil warna gelap dengan jenis, merk, warna dan plat nomor yang tidak diingat olehnya. Ternyata di dalam mobil tersebut ada 2 orang lagi yang duduk di kursi sopir dan seorang yang duduk di kursi tengah.

Orang yang duduk di kursi sopir kemudian mengajaknya bersalaman dan ngobrol. Begitu juga dengan orang ke-3. Selanjutnya korban diminta masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi tengah.

Di dalam mobil, Darkonah ditanya mengenai perhiasan yang dia punya. Korban kemudian disuruh untuk mengambil seluruh perhiasan yang ia punya oleh pelaku ketiga yang berpakaian necis ala kyai. Alasannya perhiasan-perhiasan tersebut akan disucikan.

Seperti robot, korban kemudian mengambil semua perhiasan yang ia punya. Kalung 15 gram, gelang 10 gram, cincin 2 buah bentuk 2 gram, total perhiasan 29 gram emas 22 karat, dan uang Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah), semuanya diberikan kepada pelaku ketiga.

Beberapa menit kemudian para pelaku meninggalkan korban serta memberi sebuah sabun mandi merk Give dan uang Rp 5.000,-(lima ribu rupiah).

“Sesaat kemudian korban baru sadar bahwa perhiasan dan uang dibawa oleh pelaku kearah utara.” jelas Bripka Irsat Syarif.

Salah satu saksi, Warso bin Roto (59), membenarkan kejadian tersebut,.

Menurutnya, ia hanya melihat pelaku 1 dan 2 duduk di samping mobil.

Kapolsek Petarukan, AKP Amien Mezy, S.H., M.H. menghimbau kepada warga Petarukan agar berhati-hati dan waspada.

“Kalau melihat seseorang yang baru dikenal dengan bergaya sok tau, sok kenal, dan sok baik, agar penuh curiga barang kali yang bersangkutan pelaku kejahatan, dan segera memberikan informasi kepada Bhabinkamtibmas atau Polisi terdekat,” pungkasnya.(Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + nine =