Bupati Pemalang : Berkarya Nyata Dan Bekerja Bersama

0
173

Pemalang, Harian Pemalang – Upacara Detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik pemerintah kabupaten Pemalang di pusatkan di alun-alun Pemalang, Kamis (17/8).

Sebanyak 80 pasukan Paskibra yang terdiri pembawa Baki, Pengibar Bendera, pasukan 8, pasukan 17 dan pasukan 45 dengan semangat, tekad yang sudah ditempa dengan latihan berminggu minggu sigap dan sukses dalam menjalankan tugasnya.

Komandan upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Heri Purnomo, saat ini menjabat sebagai Danramil 05/Ulujami, Kodim 0711 Pemalang. Lisa Apriyani siswi SMA Negeri 2 Pemalang kelas XI berkesempatan sebagai petugas Pembawa Baki bendera merah putih. Sedangkan Haqqin Faisal siswa SMA Negeri 1 Pemalang bertugas sebagai pengerek bendera, Pembentang bendera Budi Prasetyo siswa SMA PGRI 2 Taman kelas XI dan bagian tengah oleh Muhammad Naufal Syafiq Afif siswa SMA Negeri 1 Pemalang kelas XI.

Bupati Pemalang H. Junaedi sebagai inspektur upacara dalam amanatnya membacakan amanat gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“PAHLAWAN adalah mereka yang telah mewakafkan diri untuk INDONESIA MERDEKA. Pahlawan adalah mereka yang telah tulus ikhlas berkorban jiwa raga demi Indonesia yang bersatu dan berdaulat.
Tugas kita, menjaga api semangat juang kepahlawanan ini agar terus menyala. Sejak revolusi hingga pasca reformasi, sejak Sukarno sampai Joko Widodo, tidak boleh kita biarkan api ini redup apalagi padam, meski kena angin topan dan badai yang menghantam. Karena ini kekuatan dan jatidiri sejati kita sebagai sebuah.” ucap bupati Pemalang dalam pembacaan amanatnya.

Lebih lanjut, Kita semua adalah INDONESIA yang berPancasila. Dan Indonesia adalah bangsa besar,  yang akan terus besar dengan persatuan dan saling berangkulan diantara putra-putrinya. Indonesia adalah bangsa hebat yang terus menghebatkan diri dengan karya dan prestasi bersama.

MERDEKA KITA adalah bergerak serentak
dan bekerja bersama memenuhi panggilan sejarah dan tugas suci untuk Ibu Pertiwi. Bergotong royong dan ambil peran partisipatif dan kontributif menyelesaikan setiap persoalan bangsa ini. Rumangsa melu handarbeni, rumangsa wajib
hangrungkebi, mulat sarira hangrasa wani. Dan pada akhirnya bangga sebagai orang Indonesia yang cinta tanah air dan bersatu dalam persaudaraan untuk kejayaan bangsa.

Pada akhirnya amanatnya, Ganjar Pranowo melalui bupati Pemalang mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah untuk singsingkan lengan bajumu.Kepalkan tanganmu ke angkasa raya Indonesia untuk sebuah kerja dan karya nyata,
dan saling bergandengan untuk maju.

Bupati Pemalang H. Junaedi sendiri ketika ditemui awak Media setelah selesai upacara berpesan kepada generasi muda yang saat ini menikmati hasil perjuangan para pahlawan pendahulu untuk selalu berbuat demi kemaslahatan umat, bangsa dan negara, mengajak untuk berkarya nyata dan bekerja bersama. (Red.HP)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 1 =