AKDP Bus Tiga Per Empat Pemalang Berupaya Kembalikan Citra Positif

1
1145
Ilustrasi bus tiga per empat Pemalang, salah satu bus 3/4 yang melewati trayek Pemalang

Pemalang, Harian Pemalang – Mengelola sekitar 400 anggota yang terdiri dari awak bus dan pemilik dari sekitar 100 bus tiga per empat, Samlawi ketua Perkumpulan bus tiga per empat Pemalang merasa mempunyai tanggung jawab lebih untuk mensejahterakan anggota serta menata anggota untuk lebih baik dan maju. Disamping itu juga mengembalikan citra positif bus tiga per empat Pemalang yang sempat diisukan dengan permasalahan tarif, pelayanan dll.

Ditemui setelah melakukan audiensi dengan Bupati Pemalang, Senin (21/8/2017)

Baca juga :

https://harianpemalang.com/2017/08/21/bupati-pemalang-ajak-akdp-dan-akap-yang-ada-di-pemalang-rukun/

Beberapa permasalah diungkapkan dalam pertemuan tersebut antara lain pihak AKAP tidak mematuhi kesepakatan yang telah buat, sepinya penumpang di trayek Pemalang Belik, maupun Pemalang Moga disebabkan penumpang AKAP tidak turun di terminal induk Pemalang. Adanya bus yang sudah by idak layak jalan baik secara administrasi maupun kelayakan kendaraan menyebabkan kecemburuan bagi pemilik ataupun bawak bus yang telah tertib berhadap peraturan yang berlaku.

Disinggung mengenai tarif bus jurusan Pemalang-Randudongkal-Belik (Moga) yang cukup ramai dibahas didunia maya mengenai tarif bus yang mahal pada jam-jam tertentu, Samlawi juga membenarkan tentang hal tersebut.

Memang diakui oleh Samlawi, permasalah tarif pada jam jam tertentu memberi citra buruk bagi AKDP tiga per empat jurusan Randudongkal, moga atau Belik. Hal ini karena adanya permainan oknum crew bus dengan calo ataupun tenaga pencari penumpang. Biasanya crew bus memerintahkan ke calo/pencari penumpang untuk mengisi penumpang penuh dengan imbalan sebesar Rp. 200.000 per bus, karena adanya biaya tersebut tentunya akan dibebankan ke penumpang yang ada.

Samlawi akan menginformasikan tarif bus yang sudah disepakati oleh Organda, perkumpulan bus tiga per empat Pemalang, dinas perhubungan dengan memasang stiker di bus sehingga penumpang dapat melihatnya.

Saat ini tarif bus 3/4 (tarif tertinggi) menurut Samlawi, jurusan
Pemalang – Bantarbolang Rp. 8.000
Pemalang – Randudongkal Rp. 15.000
Pemalang – Belik Rp. 20.000
Pemalang – Moga Rp. 20.000
Apabila pada jam jam tertentu misalnya Tengah malam tarif tersebut dapat berubah apabila penumpang ingin cepat berangkat atau dengan kata lain kesepakatan antara crew bus dengan penumpang sebelum berangkat. (Red.HP)

 

1 KOMENTAR

  1. yg di inginkan masyarakat adalah bukan hanya masalah tarif saja yg mesti di benahi,tetapi juga pelayanan dan ketersediaan bus akdp itu sendiri..
    dr pengalaman saya pribadi,
    saya pernah beberapa kali naik bus akdp dari bantarbolang tujuan terminal induk pemalang,tetapi bus tersebut tidak sampai ke terminal induk pemalang,padahal sebelumnya awak bus sudah memberitahukan bahwa bus tujuannya adalah terminal induk,kami para penumpang di turunkan begitu saja di lampu merah sirandu.
    saya sendiri sebagai perantau yg kerja di jakarta sangat gembira dengan adanya bus akap,,karna saya bisa langsung dari jakarta ke pemalang selatan tanpa harus turun di terminal induk..jangan salahkan bus akap,,masyarakat punya hak untuk memilih mana yg lebih baik dan ekonomis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 4 =