Stop Hoax Tentang Rohingnya

0
155
Pemalang, Harian Pemalang – “Mengail Di air keruh” merupakan dugaan terhadap orang orang yang tidak bertanggung jawab terhadap memanasnya suasana psikologis masyarakat Indonesia terhadap memanasnya situasi di Rohingnya, Myanmar. 
Banyak isu, postingan disosialmedia, berita hoax dan Foto-foto dengan capture atau keterangan buang provokatif tetapi tidak mencerminkan situasi sebenarnya bertebaran dilingkungan massa di sekitar kita. Tak pelak, kondisi ini memicu kegeraman dan ketidakpastian situasi di dalam negeri Indonesia sendiri.

Sikap pemerintah Indonesia sudah jelas. Mengutuk penyerangan dan pengusiran etnis Rohingnya di Myanmar.

Melalui menteri luar negeri RI, Retno Marsudirini, Indonesia berupaya membantu menyelesaikan konflik di Myanmar. Bahkan Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan mengapresiasi langkah Indonesia yang secara konsisten membantu konflik di negara bagian Rakhine tersebut dan memintanya untuk terus melanjutkan kiprahnya dalam misi perdamaian.

Langkah-langkah produktif dalam membantu penyelesaian krisis Rohingnya terus dilakukan oleh pemerintah Jokowi. Namun ditengah usaha pemerintah RI dalam membantu salah satu negara di ASEAN tersebut, banyak pihak-pihak yang berusaha untuk memancing di air keruh.

Beberapa lontaran dikeluarkan oleh mereka dengan menyebut bahwa pemerintah lamban dalam bereaksi terhadap krisis di Myanmar tersebut dan bahkan tak segan melemparkan isu SARA, mengaitkannya dengan isu Agama.

Dengan mengatakan bahwa pemerintah lamban bereaksi hanya karena kebetulan suku Rohingnya itu mayoritas muslim.

Ini sungguh fitnah yang keji!

Langkah kontra-produktif tersebut juga dibumbui dengan penyebaran foto-foto di media sosial dari kejadian berbeda dan diberi caption seakan-akan kejadian tersebut berasal dari kejadian di Rakhine.

Beberapa netizen yang melihat foto tersebut sontak saja geram dan seruan-seruan, kutukan dan lain-lain membahana di jagat maya. Padahal jika ditelusuri ternyata foto tersebut sama sekali tak berhubungan dengan krisis Rakhine.

Berikut ini beberapa foto yang diklaim oleh pihak-pihak yang sengaja ingin memancing di air keruh tersebut dan ternyata berasal dari peristiwa yang berbeda.

Foto Hoax Rohingnya
Foto Hoax Rohingnya. Sumber : arrahmahnews.com

Foto di atas bukanlah foto pembantaian umat muslim oleh para Bikhu di Myanmar, namun foto demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat Myanmar terhadap pemerintah karena kenaikan harga BBM pada tahun 2007.

Foto Hoax Rohingny. Sumber : Arrahmahnews.com

Foto di atas benar-benar provokatif dengan caption yang provokatif pula. Namun foto itu sebenarnya adalah foto para bhiksu Tibet yang sedang membantu proses evakuasi mayat usai terjadinya gempa di China

 

Bahkan foto tersebut bukanlah mayat, tapi foto para demonstran yang ditangkap oleh polisi Thailand saat terjadinya kasus Pattani tahun 2004

 

Jika anda membaca captionnya, pasti akan geram juga. Bikhu yang memegang senjata tersebut bukan sedan membantai kaum muslim. Tapi bikhu yang sedang ikut demonstrasi sebagai tuntutan adanya reformasi di Burma/Myanmar pada tahun 2007. (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − five =