BKK Belik Pemalang Digerogoti “Maling” Melalui Kredit Fiktif Hingga 13 Milyar

1
1048
Ilustrasi, kejahatan korupsi yang merongrong keuangan negara

Pemalang, Harian Pemalang – Kejelian Badan Pemeriksa Keuangan Pemalang membongkar penyelewengan keuangan di BKK Belik tmenghantarkan HZ (47 tahun) warga Sikasur, Kecamatan Belik, Pemalang diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Pemalang.

HZ ditetapkan sebagai tersangka usai dilakukan penyidikan pada Agustus lalu. Dia disebut-sebut menyelewengkan uang senilai Rp 5,3 miliar dengan kredit fiktif. Saat itu, tersangka menjabat sebagai Kasi Pemasaran di BKK Cabang Belik tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Teguh Wardoyo mengatakan dalam aksinya, HZ kerapkali memakai nama-nama orang lain untuk pengajuan kredit. Bahkan, beberapa kepala desa pun digunakan namanya untuk pengajuan kredit fiktif tersebut.

“Kredit yang diajukan tersangka hampir semuanya nilainya Rp 25 juta. Dengan jumlah nasabah sekitar 337 orang,”ujar Kajari Pemalang Teguh Wardoyo. Kata dia, aksi itu sudah dilakukannya sejak sekitar 2013 hingga 2016.

Menurut Wardoyo, kasus itu terkuak saat Badan Pemeriksa Keuangan Pemalang melakukan audit, dan ditemukanlah kejanggalan terhadap ratusan kredit pinjaman yang tidak disertai dengan adanya angsuran di BKK Kecamatan Belik. Akhirnya kasus pun diserahkan dan ditangani oleh kejaksaan. Beberapa barang bukti berupa berkas pengajuan kredit pun kini sudah diamankan.

Namun demikian, menurut Wardoyo, pihak kejaksaan akan terus mengembangkan kasus tersebut, sebab diduga kuat ada lima pelaku lain yang juga melakukan penyelewengan dengan modus serupa. Total kerugian keseluruhan menurutnya hingga mencapai Rp13 miliar rupiah.

Masing-masing pelaku diduga melakukan aksinya dengan sendiri-sendiri tanpa bekerja sama. Kini tersangka HZ harus menjalani penahanan. (Red.HP)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − two =