Lampu Penerangan Jalan Mati , Ini Yang Akan Dilakukan Pemda Pemalang

0
308
Mugiyatno, Kepala Dinas Disperkim Pemalang  mengatakan saat ini Disperkim belum memilki data beberapa lampu yang mati. Karena setiap lampu memilki jaringan yang berbeda. Sehingga akan mengalami kesulitan dalam melakukan pendataan, tim reaksi cepat akan mengecek LPJU yang ada di Rayon Randudongkal, Pemalang dan Comal.

Pemalang, Harian Pemalang – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) membentuk tim reaksi cepat untuk mengatasi matinya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di kantor Diperkim Jalan Jend. A. Yani No. 1, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Selasa (12/9). Masalah LPJU yang selama ini terjadi memang dibutuhkan data yang tepat, sesuai dengan ukuran dan umur. Dengan dibentuknya tim reaksi cepat maka LPJU akan dipantau secara rutin.

Mugiyatno, Kepala Dinas Disperkim Pemalang  mengatakan saat ini Disperkim belum memilki data beberapa lampu yang mati. Karena setiap lampu memilki jaringan yang berbeda. Sehingga akan mengalami kesulitan dalam melakukan pendataan, tim reaksi cepat akan mengecek LPJU yang ada di Rayon Randudongkal, Pemalang dan Comal. Dalam pengecekkan itu perlu melibatkan PLN.

“Kami akan MoU dengan PLN untuk melakukan pengecekan lampu yang rusak dan mati di lapangan. Sehingga lampu yang mati tidak masuk tagihan Pemda,” katanya.

Materanisasi  dibutuhkan untuk mengontrol beberapa lampu, sehingga akan termonitoring. Karena Disperkim berencana untuk memasang Aplikasi Smart City disetiap titik. Sehingga apabila ada lampu yang mati akan langsung terdeteksi. Prosesnya ketika lampu mati akan langsung diketahui karena tersambung dengan satelit dan akan langsung bisa dipantau. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan adanya aspek pemerataan dan pemeliharan. Sebelum aplikasi ini terpasang, saat ini masih menggunakan sistem secara manual.

“Dana yang  terkumpul dari PPJU  (pajak penerangan  jalan umum) TA 2016 sebesar 24 milyar sedangkan besar tagihan dalam  TA 2016 sebanyak lebih dari 13 M.” kata Mugiyatno.

Lebih lanjut Mugiyatno menjelaskan,  saat ini beberapa lampu yang mati sudah coba diatasi dengan langsung diperbaiki. Sehingga mulai hari ini sudah terditeksi kerusakanya. Karena tim reaksi cepat dengan segera langsung turun ke lapangan.

Kedepannya masalah Lampu Penerangan Jalan ukum yang mati akan dapat terpantau, karena menggunakan teknologi aplikasi rekayasa berbasis Telematika untuk  pengendalian lpju yang dinamakan  smart lpju

“Saat  ini disamping kami bentuk tim reaksi cepat utk mengatasi matinya lpju di beberapa titik di  jalan,  kami juga akan memasang aplikasi rekayasa berbasis Telematika untuk pengendalian lpju yang kami namai smart LPJU. Fungsi smart LPJU ini untuk  mengatur mati atau hidupnya serta meredupnya  semua LPJU. Disamping itu  mendeteksi kerusakan LPJU secara tersentral dari kantor  lewat frekuensi gelombang radio yg dipadukan dengan GSM sehingga  nantinya akan mudah dan cepat memantau kerusakan lpju. Langkah awal yang kami lakukan adalah  pemutakhiran data jumlah, spesifikasi dan  umur lampu serta titik koordinat LPJU  existing.” jelas Mugiyatno di kantornya.

“Dana yang dibutuhkan untuk LPJU Kabupaten Pemalang saat ini diupayakan dari berbagai unsur  diantaranya Bantuan Provinsi, APD Murni dan Departemen Pusat,” jelasnya (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + three =