Anak Jalanan Resahkan Dan Bahayakan Pemakai Jalan

0
100
Keberadaan anak jalanan dibawah umur yang meminta-minta dan ngamen tersebut terdapat dibeberapa perempatan jalan.

Pemalang, Harian Pemalang – Keberadaan anak jalanan dibawah umur yang meminta uang kepada pengendara di Perempatan Jalan Sirandu, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Kamis (14/9), meresahkan masyarakat. Karena mereka menganggu lalu lintas disekitarnya. Sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

“Pulang sekolah saya langsung turun ke jalan, untuk mencari uang buat tambahan sekolah,” kata Lili Anak Jalanan yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Keberadaan anak jalanan dibawah umur yang meminta-minta dan ngamen tersebut terdapat dibeberapa perempatan jalan. Mereka selalu mencari celah untuk menghindar ketika operasi digelar. Saat terjaring operasi dan ada anak yang sudah masuk data, maka orang tuanya akan dipanggil. Tetapi hasilnya tetap sama saja karena anak tersebut tetap akan turun lagi ke jalan.

“Beberapa waktu yang lalu anak jalanan yang tertangkap, kami bawa kekantor untuk dilakukan intreogasi terhadap mereka. Banyak yang mengaku menjadi tulang punggung keluarga  karena hasilnya lumayan banyak,” ujar Kepala Sat POL PP Kabupaten Pemalang Wahyu Sukarna.

Setiap hari rata-rata setiap anak bisa menghasilkan 100 ribu sehingga seolah-olah mereka dipekerjakan. Data anak jalanan sudah terdata sehingga ketika tertangkap akan dibawa panti yang berada di Kecamatan Ampelgading dan kalau masih tertangkap akan dibawa ke panti yang berada di Kota Solo. Kebanyakan  anak jalanan adalah mereka yang putus sekolah daripada yang tidak sekolah.

“Kebanyakan anak jalanan itu diharapkan keluarganya untuk mencari untuk dijalan. Sehingga sebagai anak-anak dibawah umur rentan terhadap tindak kejahatan,” tandasnya.

Bersama dengan Dinas Sosial (Dinsos), Sat POL PP akan melakukan pendataan kembali dan menggelar operasi apabila ada anak jalanan tertangkap lagi akan orang tua disuruh menjemput. Sedangkan yang dari luar kota akan dikembalikan ketempat mereka berasal. Langkah selama ini yang dicoba adalah melakukan penekanan kepada orang tua anak tersebut dengan member surat teguran dan pernyataan.

“Beberapa langkah sudah kami coba untuk menekan anak jalan supaya tidak turun lagi ke jalan meminta-minta. Sehingga kami menghimbau supaya masyarakat tidak memberi uang kepada mereka, agar tidak kembali lagi ke jalan,” jelas Wahyu Sukarna Kepala Sat POL PP (Red.HP)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 1 =