Ecobrick, Gerakan Peduli Sampah Dari RPK Jateng

0
126
pelatihan Ecobrick, di Balai desa Widodaren, Sabtu (23/9/2017). Mengajak para pelajar, anggota PKK tingkat kecamatan, serta masyarakat umum untuk mempelajari pemanfaatan sampah untuk menciptakan kreasi produk yang lebih bermanfaat.

Pemalang, Harian Pemalang – Relawan Peduli Kemanusiaan (RPK) Jawa Tengah di Pemalang melalui divisi lingkungan hidup mengelar pelatihan Ecobrick, di Balai desa Widodaren, Sabtu (23/9/2017). Mengajak para pelajar, anggota PKK tingkat kecamatan, serta masyarakat umum untuk mempelajari pemanfaatan sampah untuk menciptakan kreasi produk yang lebih bermanfaat.

Menurut Devfi Indrianaya, ketua pelaksana sekaligus ketua divisi lingkungan RPK Jateng mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan memberi ketrampilan kepada siswa, anggota PKK, masyarakat umum maupun komunitas peduli lingkungan untuk memanfaatkan sampah terutama sampah domestik untuk memjadi produk yang lebih bermanfaat, disamping itu membantu pemerintah dalam hal ini meminimalisir sampah plastik. Selain pelatihan Ecobrick ini, Devfi juga mengatakan akan melakukan pelatihan olah kelola sampah, bersih sungai dari sampah serta pembuatan taman Ecobrick.

Peserta sangat antusias dan semangat mendengarkan paparan dari Ahmad Sultoni dari Green House Depok. Menurut Sultoni kegiatan ini merupakan langkah awal yang positif dengan adanya respon yang baik dari
masyarakat, siswa sekolah dan kelompok PKK yang menjadi peserta.

 

Sulthoni juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan sesuai dengan tujuan, visi misi sehingga terwujud suatu komunitas yang selalu konsen terhadap isu lingkungan hidup terutama isu pencemaran yang disebabkan oleh limbah domestik.

“Pembinaan terhadap masyarakat sebagai keberlanjutan kegiatan perlu di lakukan guna terciptanya pengurangan sampah yang real dan signifikan, serta dampak positif atas kegiatan seperti ini ataupun tata kelola sampah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.” kata Sulthon salah satu aktivis lingkungan hidup.

Dari kegiatan ini, ketua RPK Jateng Tarto Budi Harsono berharap agar pemerintah daerah setempat dapat membantu
kegiatan tatakola sampah yang akan di lakukan oleh komunitas ini baik dalam segi pendampingan, kebijakan dan bantuan lainnya yang diperlukan untuk kelangsungan dan kelancaran kegiatan. Bagaimanapun kegiatan ini membantu program pemerintah khususnya di bidang lingkungan hidup, mengingat program ini sudah dicanangkan pemerintah pusat sejak Tahun 2008. (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 − one =