Dirut PDAM Tirta Mulia Pemalang Sidak Pemasangan Pipa PDAM

0
123
Dirut PDAM Tirta Mulia Pemalang Aji Setyabudi beserta rombongan meninjau proyek bak reservoir, pemasangan Pipa dan Broncaptering di desa kebanggan

Pemalang, Harian Pemalang – Revitalisasi pipa utama jaringan PDAM Tirta Mulia Pemalang merupakan suatu keniscayaan. Pipa PDAM Tirta Mulia Pemalang saat ini sudah “dimakan oleh usia”, sehingga apabila terkena beban berat di bagian atasnya ataupun adanya pergerakan tanah akibat musim, sering menyebabkan pecahnya pipa tersebut. Oleh karena itu melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), PDAM Tirta Mulia Pemalang mendapatkan bantuan (hibah) proyek pengadaan pipa baru dari bahan yang lebih baik dari pipa lama.

Proyek pemasangan pipa baru PDAM Tirta Mulia Pemalang oleh kementerian PUPR melalui rekanan pemenang tender saat ini baru dalam proses pengerjaan. Guna memastikan kualitas, ketepatan pengerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan maka Direktur utama PDAM Tirta Mulia Pemalang Aji Setyabudi meninjau langsung proyek pemasangan pipa ini pada sessi Semingkir sampai Bantarbolang sepanjang 8 km. Didampingi oleh Direktur umum Arief Setyawan dan Direktur Teknik Djulianto, Direktur Utama PDAM Tirta Mulia Pemalang Aji Setyabudi bersama-sama rombongan lainnya meninjau proses pemasangan pipa PDAM tersebut oleh kontraktor proyek.

“Kami memastikan bahwa pengerjaan proyek ini sesuai dengan spesifikasi yang harus kerjakan oleh pelaksana proyek. Kami sebagai penerima hibah ini tentunya ingin obyek yang dikerjakan dan nantinya diserahterimakan ke kami merupakan obyek yang berkualitas sesuai dengan spesifikasi proyek yang sudah disepakati.” kata direktur utama PDAM Tirta Mulia Pemalang Aji Setyabudi melalui kasubag humas dan hukum Ponco Adisuseno, Kamis (12/10/2017).

Sebelum meninjau pemasangan pipa PDAM, rombongan juga mengecek pengerjaan reservoir di desa Pegongsoran. Bak reservoir yang baru ini berdampingan dengan bak penampungan lama.

Setelah meninjau pemasangan pipa PDAM, rombongan langsung meluncur ke desa kebanggaan, Moga, Pemalang untuk meninjau Broncaptering di desa kebanggan. Broncaptering merupakan bangunan penangkap air baku dari mata air.
(Bangunan pengambilan air baku adalah bangunan atau konstruksi penangkap mata air yang di bangun pada suatu lokasi sumber air yaitu sungai, mata air dan air tanah dengan segala perlengkapannya dan dipergunakan sebagai tempat untuk mengambil air tersebut guna penyediaan air bersih, red)

Lebih lanjut kasubag humas dan hukum PDAM Tirta Mulia Pemalang menerangkan bahwa Broncaptering ini dibangun untuk menampung air baku dari mata air Kebanggan yang diperkirakan mempunyai debit 150 liter per detik. Rencananya air baku dari mata air Kebanggan ini untuk melayani pelanggan PDAM yang berada di kecamatan Pemalang sampai kecamatan Petarukan.

“Dari peninjauan mendadak ini, tidak ditemukan permasalahan dilapangan. Pengerjaan proyek sesuai dengan bestek proyek yang diterima oleh kontraktor.” ungkap Dirut PDAM Tirta Mulia melalui kasubag humas dan hukumnya (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 − 6 =