Unit Reaksi Cepat PDAM Tirta Mulia Pemalang Selesaikan 8 Titik Bocor

0
90
Pengerjaan perbaikan pipa pada kebocoran titik ke 8 di jl. Gatot Subroto Pemalang sebelah selatan lampu lalu lintas sirandu.

Pemalang, Harian Pemalang – Unit Reaksi Cepat (URC) PDAM Tirta Mulia Pemalang, dengan mengunakan mesin pengeboran tanah berupaya mengatasi kebocoran pipa yang berada ditengah badan jalan di jalan Gatot Subroto Pemalang tepatnya didepan ruko stadion Mochtar, Sirandu, Pemalang, Kamis (19/10/2017)

Kebocoran pipa PDAM di titik ini merupakan titik ke 8 (delapan) di jalan Gatot Subroto antara depan SPBU Bojongbata sampai perempatan lampu lalulintas Sirandu Pemalang. Mulai hari Jum’at (13/10 /2017) kebocoran pada titik pertama di pertigaan Jl. Gatot Subroto dengan jl. Sulawesi, oleh tim URC PDAM Tirta Mulia Pemalang dapat di tangani dengan baik, setelah itu muncul lagi kebocoran di bagian utara dari titik pertama pada minggu (15/10/2017) dan bertutur-turut sampai 8 titik diantara depan SPBU Bojongbata sampai perempatan lampu merah Sirandu Pemalang.

Unit Reaksi Cepat PDAM Tirta Mulia Pemalang mengerjakan perbaikan kebocoran pipa di pertigaan Jl. Sulawesi. Pemalang

Akibat kebocoran ini berdampak pada terganggunya pelayanan air PDAM Tirta Mulia Pemalang di wilayah utara antara lain kelurahan Sugihwaras, desa Danasari, Asemdoyong dan sebagian wilayah perkotaan.

Menurut direktur utama PDAM Tirta Mulia Pemalang Aji Setyabudi melalui direktur teknik Djulianto menerangkan beberapa faktor yang menyebabkan kebocoran antara lain umur pipa dan besarnya tekanan tanah dari atas.

“Usia pipa sudah tua (lebih dari 30 tahun) sehingga pipa mudah pecah. Apabila dibarengi dengan perbaikan dan pelebaran jalan di jl. Gatot Subroto pada ruas jalan dari SPBU Bojongbata sampai perempatan lampu lalulintas Sirandu dengan menggunakan alat berat menyebabkan kebocoran lebih dari 7 titik yang ada di ruas jalan tersebut.” ungkap direktur teknik Djulianto melalui kasubag humas dan hukum PDAM Tirta Mulia Pemalang Ponco Adisuseno.

Tim URC PDAM Tirta Mulia Pemalang berupaya secepatnya untuk menanggulangi kebocoran kebocoran tersebut. Secara teknis cukup sulit karena pipa PDAM Tirta Mulia Pemalang berada di tengah badan jalan yang sudah di beton. Jadi tim URC menggali tanah di pinggir jalan baru membuat terowongan sejauh 2 sampai 3 meter menuju pipa yang bocor.

“Seperti pada titik pertama sampai ke tiga, tim kami harus menggali tanah sepanjang 2 sampai 3 meter dibawah jalan untuk mencapai pipa yang bocor. Dan tim kami mengerjakannya sampai pukul 00.00 wib dini hari.” jelas Dirtek Djulianto melalui kasubag humas dan hukum ketika bersama sama direktur umum Moch Arief Setyawan  meninjau lokasi titik pecahnya pipa PDAM.

Untuk gangguan pelayanan ini, jajaran direktur PDAM mohon maaf keseluruhan pelanggan PDAM Tirta Mulia Pemalang yang mengalami gangguan pelayanan air PDAM.

Pengerjaan perbaikan kebocoran sudah selesai hari ini, Kamis (19/10/2017) dan memerlukan beberapa waktu untuk menormalkan kembali aliran air sampai ke pelanggan. (Red.HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × 1 =