Road Show Safety Riding Satlantas Polres Pemalang, Ajarkan Keselamatan Dalam Berkendara

0
91

Pemalang, Harian Pemalang   – Hampir satu bulan terakhir ini jajaran satuan lalu lintas  (satlantas) Polres Pemalang keluar masuk sekolah melakukan road show untuk mengajarkan safety riding kepada siswa SMA di wilayah Kabupaten Pemalang dengan dipimpin oleh kanit dikyasa satlantas Polres Pemalang Ipda Joko Srihartono.

Terkait dengan safety riding AKP Ahmad Nur Ari, S.I.K Kasatlantas Polres Pemalang, Sabtu (28/10/2017) mengatakan,”Sebagai Kasatlantas Polres Pemalang yang  bertanggung jawab terkait keselamatan dalam berkendaraan berlalulintas di wilayah hukum Polres Pemalang mempunyai kewajiban untuk mengajarkan safety riding atau keselamatan dalam berkendaraan, di mana safety riding adalah proyek pemerintah yang bertujuan mengajak semua lapisan masyarakat agar mampu dan bisa dalam berkendara yang berkeselamatan, dengan harapan masyarakat mempunyai ketrampilan berkendaraan”,” Ucap Ahmad Nur Ari.

Lebih lanjut Kasat lantas menyampaikan, sasaran safety riding adalah mereka atau generasi  yang kelak akan mengisi kepemimpinan dimasa yang akan  datang baik di tingkat Kabupaten Pemalang maupun tingkat Nasional, bisa berkendara dengan aman dan selamat oleh karena itu sasaran safety riding adalah anak- anak sekolah lanjutan atas (SLTA) dengan tujuan mereka bisa fokus dalam berkendara, sehingga hal-hal yang marak seperti sekarang ini misalnya selfi dengan berkendara, telpon dengan berkendaraan dan lain sebagainya yang  dapat mengakibatkan kecelakaan  dapat dihilangkan.

Kasat lantas juga menyampaikan program safety riding yang digagas oleh pemerintah diselaraskan dengan program satuan lalulintas (satlantas) Polres Pemalang dan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan salah satu dealer motor di Kabupaten Pemalang selanjutnya bersama-sama memberikan pengetahuan berupa materi dan praktek kepada para siswa dengan instruktur dari Satlantas Polres Pemalang  dalam hal ini unit Dikyasa Pemalang yang dipimpin oleh Kanit Dikyasa Ipda Joko Srihartono,  sedangkan dari dealer menyiapkan peralatan safety riding.

“Kami mengajarkan teknik dan pelengkapan berkendaraan kepada para siswa dimulai dari pemakain helm, tata cara pengereman pada saat berhenti, teknik berkendaraan pada jalan bergelombang dan sempit, teknik berkendaraan pada jalan yang berbelok-belok (angka delapan), dan semua yang berhubungan dengan keselamatan berkendaraan termasuk juga kapan saat mendahulu, jarak antara depan dan belakang,” kegiatan road show safety riding dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan pertama”, imbuh Kasat Lantas.

Terkait dengan masalah SIM, kasatlanta menyampaikan,” safety riding yang sasarannya adalah SMA dalam waktu dekat akan mengurus ke pemilikan SIM karena terkait dengan batas umur kepemilikan SIM yaitu tujuh belas tahun, diharapkan mereka segera bisa membuatnya baik secara perorangan maupun kolektif yang dikoordinir oleh sekolah”,

Mengenai banyaknya anak sekolah yang belum mempunyai SIM, AKP  Ahmad Nur Ari, S.I.K menghimbau agar pihak sekolah secara proaktif juga ikut membantu satlantas memberikan pemahaman kepada para siswanya, sedangkan satlantas sendiri untuk mengatasinya menggunakan metode preventif  dengan cara mengingatkan terhadap para siswa agar mereka mengerti  dan paham yang  belum  memiliki SIM  demi keselamatan  disilahkan menggunakan transportasi  lain.   kedua dengan metode repressive dengan jalan melakukan penilangan. (Red.HP/HP)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

two − two =