Bupati Pemalang,”Masyarakat Harus Bisa Menghindari Berita Hoak”

0
75

Pemalang, Watukumpul – ,”Tarwih dan Silarokhim (Tarkhim) Forkompimda Kabupaten Pemalang tahun 1439 M/2018 M bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniah dalam mengisi bulan Romadhon yang penuh dengan rahmat dan tentunya mengharapkan ridho Allah SWT, kita sesama warga negara harus saling berkomunikasi antara pejabat pemerintah, ulama, umaroh dan masyarakat agar segala informasi bisa tersampaikan sehingga permasalah apapun bisa di ketahui dan kondusifitas wilayah di Kabupaten Pemalang tetap tejaga”, kata HM. Junaedi SH, MM Bupati Pemalang pada Rabu (30/05/2018 ) di Masjid Raudlatul Mutaqin Desa/Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang pada acara Tarkhim (tarawih dan silaturahim) Forkompimda Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah sa’at safari Ramadhan tahun 1439 H/2018 M yang dihadiri ± 500 orang.

Terkait dengan isu yang berkembang saat ini, Bupati Pemalang juga mengajak masyarakat Pemalang untuk menyikapinya dengan kewaspadaan, ” isu yang berkembang sa’at ini, baik di media elektronik, cetak maupun sosial saat ini banyak berita hoax untuk itu kita harus bisa memilah dan memilih mana berita yang benar dan mana yang hoax sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan kita harus tingkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan kita bila ada kegiatan yang ganjil agar segera melaporkan kepada polsek atau Koramil apalagi tentang isu politik karena kita akan masuk tahun politik yang pada waktu dekat akan di adakan pilkada, Pilkades serentak, pemilu legislatif dan presiden saya harapkan kita semua dapat menjaga persatuan kita meskipun berbeda pandangan politik “, imbuh Bupati.

Tarkhim yang dihadiri oleh A. Fatah (Asisten 1 Bupati Pemalang). Ka OPD (organisasi pimpinan daerah) Kabupaten Pemalang, Muspika Kecamatan Watukumpul, Kades se -Kec Watukumpul, Ibu Erna setyowati (Ketua Tim Penggerak PKK Kab Pemalang), Toga dan Tomas Desa Watukumpul dimulai pukul 17.30 Wib dengan diawali dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu, keluarga tidak mampu dan santunan orang cacat permanen oleh Bupati Pemalang dan melaksanakan Maghrib, Isya, Tarawih berjamaah dilanjutkan Tausyiyah Romadhon oleh Ustadz Ibnu Susanto yang dalam ceramahnya menyampaikan, kita berpuasa untuk membedakan dengan yang di lakukan oleh yahudi dan majusi karena kita bisa menahan nafsu, berpuasa pada bulan Ramadhan ini menjadi pelajaran kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini dan tentunya untuk bekal di akherat kelak.(Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 − 17 =