Butuh Bantuan,” Aditya Febrian Rusmana Terbaring Ruang ICU Rs. Siaga Medika Akibat Terlindas Truk”,

0
1214

Pemalang – Kamis pagi (31/05/2018) Pukul 8.22 ada sms masuk ke nomer hpku dari no 085875698868 yang berisi, ” Wahai hamba Allah, aku seorang ibu yang sedang berjuang menyelamatkan nyawa anakku , karena korban kecelakaan jalan raya terlindas truk, sekarang anakku berada di RS Siaga Medika kini aku binggung karena harus mengeluarkan biaya sebesar 50juta, sementara aku hanya seorang janda, dengan penghasilan 25 rb perhari, wahai hamba Allah di manapun berada tolong bantulah saya untuk memperjuangkan nyawa anakku “, karena sms tersebut tidak ada nama pengirim maka saya biarkan, kemudian selang beberapa menit kemudian muncul sms yang kedua dengan nomer yang ,”assalamu alaikum ..pak apa yang ku ceritakan sebenar benarnya, tolong pak , bantulah saya untuk mencari donatur atau peduli kasih, demi kesembuhan anakku, demi Allah pak, demi Rosullulah, semua ini benar adanya, tolonglah kami pak ,” bunyi sms yang kedua.

Karena penasaran saya tanyakan siapa anda? yang sakit siapa? alamatnya dimana?

Dijawab oleh nomer tersebut :Alamat saya Desa Kendalsari 5 Sidomulyo rt 03/05 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah tapi sekarang ini saya ada di RS Siaga Medika Pemalang, yang sakit Aditya Febrian Rusmana di rawat di RS Siaga Medika Pemalang sudah 5 hari masih di ICU karena parah, kejadianya di lampu merah petarukan sekarang biayanya sudah memcapai hampir 50 juta padahal untuk makan tiap hari pun saya susah, tolong pak , bantu saya siapa tau ada dermawan atau peduli kasih yang mau menolong anak saya pak”, balas orang tersebut.

Untuk memastikan sms tersebut benar-benar valid maka saya tanyakan langsung ke dr. Ovi Dwi Antoro salah satu dokter di RS Siaga Medika tentang keberadaan pasien tersebut diatas dan dijawab oleh dr Ovi, “Betul pak, ada pasien atas nama Aditya Febrian Rusmana korban kelindes truk, sudah di tangani 3 dokter, dokter tulang, dokter urologi dan dr. bedah, barangkali pak joko bisa membantu itu pasien tidak punya tersebut dan dari RS pun sudah membantu keringanan 20% karena perawatan di ICU dan operasi sudah habis banyak”, kata dr. Ovi.

Masih kata dr. Ovi, barangkali pak Joko bisa membantu melobi ke dinsos agar bisa di BPJSkan atau ke laka lantas biar bisa di bantu jasa raharja karena dari RS. Siaga Medika hanya bisa membantu memberikan diskon 20%. Karna tidak mungkin lebih dari itu karna kami RS swasta yang tidak dapat subsisdi dari pemerintah, kita berikan diskonpun itu atas keprihatinan kami stelah disurve rumahnya memang orang tidak mampu, upaya kami dari humas juga sudah mengarahkan mengurus jasa rahara tapi sampai sekarang belum ada titik temu, jadi sementara RS hanya bisa memberikan keringanan kami mohon dibantu pasien tersebut.(Joko Longkeyang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + twelve =